Desa Doyong, 29 Januari 2025 – Dalam upaya mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk lebih melek teknologi dalam pengelolaan keuangan, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) menggelar sosialisasi bertajuk "Pengenalan Aplikasi SIAPIK untuk Digitalisasi Pencatatan Keuangan UMKM". Kegiatan ini diadakan di Rumah Kepala Desa Doyong dan dihadiri oleh berbagai pelaku usaha lokal, yang antusias untuk meningkatkan pemahaman mereka mengenai pencatatan keuangan yang lebih modern dan sistematis.
SIAPIK (Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan) merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh Bank Indonesia untuk membantu UMKM dalam mencatat pemasukan dan pengeluaran, membuat laporan keuangan, hingga melakukan analisis keuangan secara sederhana. Aplikasi ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi pelaku usaha yang masih melakukan pencatatan keuangan secara manual atau bahkan belum memiliki sistem pencatatan sama sekali.
Sayangnya, masih banyak UMKM yang belum mengetahui keberadaan aplikasi ini, apalagi memahami cara penggunaannya. Hal ini menjadi perhatian mahasiswa KKN UNDIP yang melihat bahwa kurangnya pencatatan keuangan yang baik dapat menjadi kendala bagi UMKM dalam mengembangkan bisnis mereka. Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai manfaat SIAPIK serta membimbing para pelaku usaha dalam penggunaannya.
Kegiatan sosialisasi ini diawali dengan pemaparan mengenai pentingnya pencatatan keuangan yang rapi dan terstruktur. Mahasiswa KKN menjelaskan bagaimana pencatatan yang baik dapat membantu pelaku usaha dalam mengetahui kondisi finansial usaha mereka, mengajukan pinjaman modal dengan lebih mudah, serta meningkatkan daya saing di era digital.
Setelah sesi teori, peserta diajak untuk langsung mempraktikkan penggunaan aplikasi SIAPIK dengan bimbingan mahasiswa KKN. Mereka diberikan panduan langkah demi langkah, mulai dari mengunduh aplikasi, membuat akun, mencatat transaksi harian, hingga menghasilkan laporan keuangan sederhana. Dengan metode praktik langsung ini, diharapkan peserta lebih mudah memahami dan dapat segera menerapkan ilmu yang diperoleh dalam usaha mereka.
Dengan adanya program ini, diharapkan para pelaku UMKM di Desa Doyong semakin sadar akan pentingnya pencatatan keuangan dan mampu mengelola keuangan usaha mereka secara lebih tertata. Mahasiswa KKN UNDIP berharap bahwa penggunaan aplikasi SIAPIK dapat diterapkan secara konsisten oleh UMKM setempat, sehingga bisnis mereka dapat berkembang lebih pesat dan berdaya saing di pasar yang semakin kompetitif.
Editor : Abdullah Abidin S.E.
Penulis : Dhani Faturrochman
Dosen Pembimbing Lapangan : Dr. Drs. Priyono, M.Si
Lokasi KKN : Desa Doyong, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen