Mengawal Transparansi dengan Teknologi: Program Multidisiplin Desa Digital di Desa Doyong
Desa Doyong, 15 Juli - 15 Agustus 2024 — Empat mahasiswa KKN Tim II periode 2023/2024 Universitas Diponegoro dari berbagai disiplin ilmu, yaitu Agustina Mita Amalia (Informatika 2021), Deandra Atha Levana (Manajemen 2021), Lintong Sahala Sirait (Teknik Mesin 2021), dan Ahmad Akmal Mumtaz Setiawan (Ilmu Sejarah 2021), bergabung dalam program kerja multidisiplin bertajuk “Desa Digital” di Desa Doyong. Program ini berlangsung selama satu bulan dengan fokus pada optimalisasi Sistem Informasi Desa (SID) khususnya dalam pengelolaan data bantuan yang diterima oleh warga desa.
Desa Doyong, seperti banyak desa lainnya, secara rutin menerima berbagai bentuk bantuan dari pemerintah maupun lembaga lain. Namun, pengelolaan data bantuan ini seringkali tidak efektif, mengakibatkan kurangnya informasi dan efisiensi dalam distribusinya. Untuk mengatasi masalah ini, keempat mahasiswa KKN tersebut menggabungkan keahlian mereka untuk melakukan pendampingan, menyederhanakan, dan memperbaiki sistem pengelolaan data bantuan melalui SID desa.
Dalam program "Desa Digital," setiap anggota tim berperan penting dalam menyederhanakan dan meningkatkan efisiensi pengelolaan data bantuan di Desa Doyong. Mereka bertugas menyusun alur kerja pengelolaan data secara sistematis untuk memastikan proses input dan pelaporan berjalan lebih efisien. Selain itu, mereka juga mengoptimalkan Sistem Informasi Desa (SID) dengan menambahkan fitur-fitur baru yang mempermudah pengelolaan dan pencarian data. Langkah-langkah ini diambil untuk memastikan bahwa data bantuan yang masuk dapat dikelola dengan lebih cepat, tepat, dan informatif, sehingga memudahkan perangkat desa dalam melakukan distribusi bantuan dan memantau penerimaannya. Program ini juga bertujuan untuk meminimalkan kesalahan dan tumpang tindih data, yang sebelumnya sering menjadi masalah dalam pengelolaan bantuan di desa ini.
Pengelolaan data bantuan yang lebih baik diharapkan membawa sejumlah keuntungan bagi Desa Doyong, seperti peningkatan informasi yang memungkinkan data bantuan lebih terbuka dan dapat diakses oleh masyarakat melalui perangkat desa, sehingga mengurangi potensi terlewatnya pemberian bantuan. Selain itu, sistem yang diperbarui memudahkan perangkat desa dalam mengelola dan memantau data bantuan dengan lebih cepat dan tepat. Keuntungan lain adalah bahwa sistem yang lebih baik ini dapat menjadi fondasi untuk pengembangan fitur-fitur lain di Sistem Informasi Desa (SID) di masa mendatang.
Program “Desa Digital” ini menunjukkan bagaimana penggabungan keahlian sederhana dari berbagai disiplin ilmu dapat menghasilkan perubahan yang signifikan. Tim berharap bahwa sistem yang telah diperbarui ini dapat terus digunakan dan dikembangkan, serta menjadi contoh bagi desa-desa lainnya dalam meningkatkan transparansi dan efisiensi pengelolaan data bantuan.
Editor : Abdullah Abidin S.E.
Penulis : Tim KKN II Undip 2023/2024
Lokasi : Desa Doyong, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen
Hari : 15 Juli - 15 Agustus 2024
DPL : Tari Purwanti, S. Ant., M. A.