Desa Doyong, Sragen (31/07/2024), Muhamad Iqbal Ababil, mahasiswa Tim KKN II Universitas Diponegoro Program Studi Keperawatan, melaksanakan program kerja monodisiplin bertajuk "Bersama Doyong Menuju Desa Bebas DBD! ." Kegiatan ini berfokus pada ibu-ibu PKK di Desa Doyong dan bertujuan untuk mengedukasi serta memberdayakan masyarakat dalam pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD).
Program ini dilaksanakan di balai kantor Desa Doyong mulai pukul 13.00 hingga 15.00 WIB pada Rabu, 31 Juli 2024. Mengingat pentingnya topik ini, terutama dengan pengalaman kasus DBD di tahun-tahun sebelumnya serta tingginya angka kasus DBD di Kabupaten Sragen, Iqbal menyampaikan materi secara mendalam.
Program ini menjadi penting untuk dilaksanakan mengingat Desa Doyong dan sekitarnya pernah mengalami kasus DBD ditambah dengan tingginya jumlah kasus DBD di Kabupaten Sragen. Dengan tujuan utama untuk mengedukasi masyarakat tentang nyamuk Aedes aegypti, tanda dan gejala DBD, serta metode pencegahannya melalui 5M dan 5M+, warga Desa Doyong diharapkan masyarakat dapat menerapkan langkah-langkah pencegahan secara efektif. Program ini juga meliputi cara penggunaan obat anti-jentik (abate) dan membedakan DBD dari chikungunya.
Ibu-ibu PKK menunjukkan antusiasme yang tinggi selama sesi pemaparan materi. Meskipun berlangsung pada siang hari, peserta tetap semangat dan aktif bertanya mengenai berbagai aspek pencegahan DBD, tanda-tanda penyakit, dan perbedaan dengan penyakit lain. Diskusi interaktif ini menunjukkan kepedulian mereka terhadap kesehatan dan keberhasilan edukasi yang dilakukan.
Sebagai output dari program ini, Iqbal menyiapkan poster mengenai pencegahan DBD dan persebaran nyamuk Aedes aegypti. Poster ini dipasang di kantor Desa Doyong untuk memastikan bahwa informasi tersebut dapat diakses oleh seluruh warga desa kapan saja serta untuk mendukung upaya pencegahan yang berkelanjutan.
Program ini tidak hanya menyampaikan informasi penting tetapi juga memberdayakan masyarakat dengan pengetahuan yang diperlukan untuk menjaga kesehatan dan mencegah penyebaran DBD secara mandiri. Inisiatif seperti ini sangat berharga untuk meningkatkan kesadaran dan pengelolaan kesehatan masyarakat di tingkat lokal.
Editor: Abdullah Abidin S.E.
Penulis: Muhamad Iqbal Ababil
Lokasi: Desa Doyong, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen
Hari: Rabu, 31 Juli 2024
DPL: Tari Purwanti, S. Ant., M. A.